Bismillahirrohmaanirrohiim

4345. ANTARA BASMALAH DAN TA'AWUDZ SEBELUM MEMBACA AL-QUR'AN

PERTANYAAN 

>> Ozy Albert

Assalamu'alaikum. Kenapa ketika bilal jum'at membacakan ayat Al-Qur'an tidak membaca basmalah, padahal hadits menerangkan segala pekerjaan yang baik menurut agama harus diawali dengan basmalah, karena kalau tidak bagaikan hewan yang nggak ada ekornya (keberka tannya kurang)


JAWABAN

>> Ahmad Saepul Bahri

Wa'alaikumussalaam. Membaca basmalah sebelum membaca Al-Qur'an hukumnya sunnah

ـ (فرع) تُسنّ التسميةُ لتلاوَةِ القرآنِ، ولو مِن أثناءِ سُورَةٍ في صلاةٍ أو خارِجِها، ولِغُسْلٍ وَتيمم وذَبْح ـ اهـ فتح المعين ص ٥١

Cabang : Disunnahkan membaca basmalah untuk tujuan membaca Al-Qur'an walaupun ketika ditengah tengah membaca surah Al-Qur'an di dalam sholat maupun diluar sholat, begitu juga disunnahkan membaca basmalah untuk tujuan mandi, tayammum, maupun menyembelih binatang 
Fathul Mu'in halaman 51


>> ماس همزاه   


Ozy Albert
Lalu kenapa bilal Jum'at yang baca ayat Al-Qur'an diseblum adzan pertama itu cuman baca audhu billa lalu baca ayatnya , tampa adanya bismillah?
------------------------------------------------
Karena ada perintah baca ta'awudz sebelum baca Al-Qur'an, yaitu dalam surat An-Nahl ayat 98 :

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ 

"Apabila kamu membaca Al-Quran , hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Alloh dari godaan etan yang terkutuk "



Ta'bir 



- Kitab tafsir Ibnu Katsir IV / 602

فإذا قرأت القرآن فاستعذ بالله من الشيطان الرجيم 

هذا أمر من الله تعالى لعباده على لسان نبيه - صلى الله عليه وسلم - : إذا أرادوا قراءة القرآن أن يستعيذوا بالله من الشيطان الرجيم . وهو أمر ندب ليس بواجب ، حكى الإجماع على ذلك الإمام أبو جعفر بن جرير وغيره من الأئمة . وقد قدمنا الأحاديث الواردة في الاستعاذة مبسوطة في أول التفسير ، ولله الحمد والمنة . 

والمعنى في الاستعاذة عند ابتداء القراءة لئلا يلبس على القارئ قراءته ويخلط عليه ، ويمنعه من التدبر والتفكر ، ولهذا ذهب الجمهور إلى أنالاستعاذة إنما تكون قبل التلاوة 

"Apabila kamu membaca Al-Quran , hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk " 

Ini adalah perintah dari Allah ta'ala kepada hamba hambanya melalui lisan Nabi shollallohu 'alaihi wasallam, yaitu ketika mereka berkehandak untuk membaca Al-Qur'an agar meminta perlindungan kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk, ini adalah perintah sunnah bukan wajib. Menurut Imam Ibnu Jarir dan imam imam lainnya bahwa ini sudah menjadi ijma'.

Makna isti'adzah atau permintaan pertolongan ketika akan memulai baca Al-Qur'an adalah agar bacaannya qori' tidak samar dan tercampur campur dan mencegahnya dari tadabbur dan tafakkur, oleh sebab itulah menurut jumhur ulama' bahwa bacaan ta'awudz hanya ada sebelum baca al qur'an.

- Kitab tafsir Al-Qurtuby X / 159

قوله تعالى : فإذا قرأت القرآن فاستعذ بالله من الشيطان الرجيم فيه مسالة واحدة : وهي أن هذه الآية متصلة بقوله : ونزلنا عليك الكتاب تبيانا لكل شيء فإذا أخذت في قراءته فاستعذ بالله من أن يعرض لك الشيطان فيصدك عن تدبره والعمل بما فيه ; وليس يريد استعذ بعد القراءة ; بل هو كقولك : إذا أكلت فقل بسم الله ; أي إذا أردت أن تأكل . وقد روى جبير بن مطعم عن أبيه قال : سمعت رسول الله - صلى الله عليه وسلم - حين افتتح الصلاة قال اللهم إني أعوذ بك من الشيطان من همزه ونفخه ونفثه . وروى أبو سعيد الخدري أن النبي - صلى الله عليه وسلم - كان يتعوذ في صلاته قبل القراءة . 

Firman Allah ta'ala "apabila kamu membaca Al-Quran , hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk " 

Ayat tersebut bukan perintah baca ta'awudz setelah baca alqur'an tetapi baca ta'awudz sebelum baca Al-Qur'an, sebagaimana ucapanmu :"ketika kamu makan maka ucapkanlah basmallah " maksudnya jika kamu hendak makan.

Jubair bin Muth'im meriwayatkan dari ayahnya berkata : "aku mendengar Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam ketika memulai sholat berkata : allahumma inni a'udzubika minas syaitoni min hamazihi wanafakhihi wanafatsih"
Abu Sa'id Al-Khudri meriwayatkan bahwa Nabi shollallohu alaihi wasallam dulu membaca ta'awudz di dalam sholatnya sebelum membaca Al-Qur'an."

- Kitab tafsir Al-Baghowy V / 43

قوله سبحانه وتعالى : ( فإذا قرأت القرآن ) أي : أردت قراءة القرآن ( فاستعذ بالله من الشيطان الرجيم ) كقوله تعالى : " إذا قمتم إلى الصلاة فاغسلوا " ( المائدة - 6 ) . والاستعاذة سنة عند قراءة القرآن . وأكثر العلماء على أن الاستعاذة قبل القراءة . وقال أبو هريرة : بعدها ولفظه : أن يقول : " أعوذ بالله من الشيطان الرجيم " . 

Firman Allah subhanahu wata'ala : "apabila kamu membaca Al-Quran (maksudnya ketika engkau hendak membaca Al-Qur'an) hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Alloh dari godaan Setan yang terkutuk" sebgaimana firman-nya "apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu ..." Al-Maidah ayat 6

Ta'awudz hukumnya sunnah ketika akan membaca Al-Qur'an.
Menurut Abu Hurairoh setelah baca Al-Qur'an lafadz bacaannya adalah "a'udzu billahi minas syaitoonir rojiim"


>> Ghufron Bkl 

نهاية القول المفيد :

وليحافظ على قراءة البسملة أول كل سورة غير براءة، لأن أكثر العلماء على أنها آية، فإذا أخل بها كان تاركاً لبعض الختمة عند الأكثرين أما في الإبتداء بما بعد أوائل السور ولو بكلمة فتجوز البسملة وعدمها لكل من القراء تخييرا 

Kitab Nihayah Qoul Al-Mufid
Dan jagalah dengan benar benar untuk membaca basmallah di awal setiap surat selain surat baro'ah, karena kebanyakan ulama' berpendapat bahwa basmallah termasuk ayatnya surat, ketika basmallah tidak dibaca di awal surat maka dia termasuk orang yang meninggalkan sebagian yang sempurna menurut kebanyakan ulama'
Adapun membaca basmallah dalam permulaan yang setelah awal surat walaupun satu kalimat maka hukumnya boleh , tidak membaca basmallah juga boleh, hal itu TERSERAH bagi pembacanya.

Wallaahu A'lam

Diskusi asal lihat disini
.

PALING DIMINATI

Back To Top