PERTANYAAN :

> Ichsan Nafarin
Assalaamu 'alaikum. Nderek tanglet...Sudah maklum bahwa bacaan adzan dan iqamah sebagaimana sering kita dengar di masjid-masjid. Bagaimana jika seorang yang adzan atau iqamah entah sengaja atau tidak mengurangi bacaan yang sudah masyhur tersebut.
Misalnya membaca qad qaamatis shalaah dan Allaahu Akbar hanya sekali (lazimnya 2 kali).
Apakah berakibat tidak sahnya adzan/iqamah sehingga tidak diperoleh kesunnahannya? Terima kasih.

JAWABAN :

> Ghufron Bkl
Wa alaikumus salaam warohmatulloh. Hukum adzannya tidak sah bila tidak diulang lagi berikut mengulang kalimat setelah kalumat yang ditinggalkan :

ويبطلهما والتصريح بمبطل الإقامة من زيادتي ردة وسكر وإغماء وجنون 
 ..........
وترك كلمة منهما لأن ما أتى به لا يعد أذانا ولا إقامة فإن عاد من قرب وأتى بها وأعاد ما بعدهما صح.
الشرقاوي ١ / ٢٣١


Wallohu a'lam bis showab


LINK DISKUSI :
 
Top