PERTANYAAN :

Ahmad Bayath
Tolong sundulkan dalil kewajiban mengembalikan zakat yang didahulukan apabila yang berzakat meninggal sebelum sampai waktu kewajibannya.. terima kasih.

JAWABAN :

> Yupiter Jet 
Coba ini :

وَمُقْتَضَاهُ أَنَّ مَنْ أَدَّى فِطْرَةَ عَبْدِهِ قَبْلَ الْغُرُوبِ ثُمَّ مَاتَ الْمُخْرِجُ فَانْتَقَلَ إلَى وَرَثَتِهِ وُجُوبُ الْإِخْرَاجِ عَلَيْهِمْ قَالَ الْأَذْرَعِيُّ وَهُوَ الْمَذْهَبُ م ر وَالْقِيَاسُ اسْتِرْدَادُ مَا أَخْرَجَهُ الْمُوَرِّثُ إنْ عَلِمَ الْقَابِضُ أَنَّهَا زَكَاةٌ مُعَجَّلَةٌ وَكَمَوْتِهِ مَوْتُ الْعَبْدِ فَتُسْتَرَدُّ .

Seseorang (sayyid) yang telah mengeluarkan zakat untuk abidnya (ta'jil) sebelum maghrib (sebelum wajib zakat) kemudian si sayyid meninggal, maka kewajiban zakat si abid pindah ke ahli warits (si sayyid). 
Adapun menurut qiyas, maka zakat (yang dita'jil) dari muwarrits (yang mewariskan) itu (bisa) diambil lagi (oleh ahli waris) apabila penerima zakat mengetahui bahwa itu adalah zakat yang dita'jil. [al-bujairomi ala-almanhaj 5 / 263].

LINK ASAL :
 
Top