PERTANYAAN :

Burhan WaHuwa Barohin
Assalamualaikum..Mohon pencerahan sedulur, Bagaimana Kaifiah atau cara mengurus potongan organ tubuh yang telah diamputasi..?

JAWABAN :

> Abdur Rahman Assyafi'i 
Wa'alaikum salam.. untuk anggota tubuh yang diamputasi dan kemudian orangnya mati, maka cara mengurusnya sama seperti mengurus mayat pada umumnya. Tetapi jika orangnya tetep hidup, maka cara mengurusnya cukup disucikan, dikafani kemudian dikubur tidak disholati.

و لو وجد جزء ميت مسلم غير شهيد صلى عليه بعد غسله و ستره بخرقة و دفن كالميت الحاضر

قوله :(و لو وجد جزء ميت) اى تحقق انفصاله منه حال موته او فى حياته و مات عقبه فخرج المنفصل من حي و لم يمت عقبه اشا وجد بعد موته فلا يصلى عليه، و يسن مواراته بخرقة و دفنه انتهى م د.

البجيرمى على الخطيب ٢/ ٥٣٧مكتبة دار الكتب العلمية

Untuk keumuman amputasi cara mengurusnya seperti itu, bagian tubuh yg terpotong misal tangan di sucikan, dibungkus kemudian dimakamkan. Tanpa disholati, karena bukan termasuk mayat. Orangnya yg dipotong masih hidup.
Begitulah...
-. Sekira dipotong terus orangnya mati (disini matinya 'aqiba) maka bagian yg terpotong terbilang mayat
-. Jika tidak langsung mati, maka hanya disucikan, dibungkus lalu di kubur

Persyaratan dalam pensucian, anggota tubuhnya tidak ta'adzur. Jika ta'adzur dimandikan dan ditayamumi maka lgsg dibungkus dan dikubur.

LINK ASAL :
DOKUMEN FB :
 
Top