2233. FIQIH NIKAH : KETENTUAN RUJU' YANG MASIH BERADA DALAM MASA IDDAH

Rabu, 27 Februari 20130 komentar


PERTANYAAN :

Muhyiddin Aziz
Assalamu'alaikum...
 
ada pendapat yang mengatakan :
jika seorang suami terlanjur mengeluarkan kata talak kepada istrinya dan masih dalam masa iddah, maka untuk merujuk kembali sang suami tidak perlu akad nikah lagi.
yakni hanya cukup mengucapkan kata2 atau kalimat kinayah terhadap istri, yang mengarah kepada niat rujuk, semisal : sebenarnya aku masih sangat mencintaimu, aku tak kuasa berpisah denganmu dlsb. atau dengan menjimaknya. dan itu sudah termasuk rujuk.

Pertanyaan :
benarkah pendapat demikian diatas ?

Syukron...

JAWABAN :

Alif Jum'an Azend
wa'alaikumussalaam..

HASIL DISKUSI MAJLIS TA'LIM HAROMAIN GOMBONG
(Ahad Pon, September 2011)

Pertanyaan: Bagaimana cara atau ketentuan ruju' yang masih dalam masa 'idah maupun diluar 'idah? Mohon penjelasannya?

Jawaban:

Rujuk menurut bahasa artinya kembali (mengembalikan). Sedangkan ruju’ dalam istilah fikih munakahah (perkawinan) artinya kembalinya seorang suami kepada istrinya yang di talak raj’I, tanpa melalui perkawinan yang baru dalam masa ‘iddah. Ruju' hukumnya sunah mana kala akan mendatangkan kemaslahatan bagi suami-istri. Dasar yang digunakan dalam ruju' adalah QS. Al Baqarah; 228:

وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنفُسِهِنَّ ثَلاَثَةَ قُرُوَءٍ وَلاَ يَحِلُّ لَهُنَّ أَن يَكْتُمْنَ مَا خَلَقَ اللَّهُ فِي أَرْحَامِهِنَّ إِن كُنَّ يُؤْمِنَّ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَبُعُولَتُهُنَّ أَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِي ذَلِكَ إِنْ أَرَادُواْ إِصْلاَحًا

Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah

Adapun ketentuan ruju' dalam nikah memiliki rukun dan syarat. Rukun ruju' yaitu 1) mahal (perempuan yang diruju'), 2) Shighat (ucapan ruju'), 4) murtaji' (suami yang meruju'). Sedangkan syarat ruju' meliputi; 1) thalak belum sampai tiga kali, 2) thalak terjadi setelah duhul (berhubungan badan), 3) thalak bukan thalak 'iwad (khulu'/gugat cerai) dan 4) wanita masih dalam masa 'iddah.

Adapun cara ruju' pada istri yang masih pada masa 'iddah raj'i adalah dengan ucapan yang mengandung maksud kembali pada ikatan perkawinan, misalnya: Aku ruju' (kembali) padamu, atau dengan sindiran halus dengan disertai niat ruju' missal: Saya pegang engkau” atau “saya kawin engkau” dan sebagainya. Dalam ruju' pada saat istri masih dalam masa 'iddah disunahkan mempersaksikan, namun tidak wajib. Sedangkan ruju' disaat istri sudah habis masa I'ddah Raj'i maka harus akad nikah baru yakni seperti ketentuan nikah pada umumnya (dengan wali, saksi, mahar dan lain-lainya)

Referensi: Al Iqna' J. 2 hlm 109 dan 449, Fathul Mu'in 116, 'Ianah j. 4 hlm 29, Bajuri J. 2 hlm 152, Fathul Wahab J. 2 hlm 88

الإقناع - (ج 2 / ص 109)

أركان الرجعة أركانها ثلاثة: محل وصيغة ومرتجع.

وأما الطلاق فهو سبب لا ركن، وبدأ المصنف بشروط الركن الاول وهو محل بقوله: (وشروط) صحة (الرجعة أربعة) وترك خامسا وسادسا كما ستعرفه: الاول (أن يكون الطلاق دون الثلاث) في الحر ودون اثنين في الرقيق، ولو قال كما في المنهاج لم يستوف عدد الطلاق لشمل ذلك أما إذا استوفى ذلك فإنه لا سلطنة له عليها. (و) الثاني (أن يكون) الطلاق (بعد الدخول بها) فإن كان قبله فلا رجعة له لبينونتها وكالوطئ استدخال المني المحترم.(و) الثالث (أن لا يكون الطلاق بعوض) منها أو من غيرها فإن كان على عوض فلا رجعة كما تقدم توجيهه في الخلع.(و) الرابع (أن تكون) الرجعة (قبل انقضاء العدة)

الإقناع - (ج 2 / ص 449)

وسن إشهاد عليها خروجا من خلاف من أوجبه وإنما لم يجب لأنها في حكم استدامة النكاح السابق وإنما وجب الإشهاد على النكاح لإثبات الفراش وهو ثابت هنا تنبيه قد علم مما تقرر أن الرجعة لا تحصل بفعل غير الكتابة وإشارة الأخرس المفهمة كوطء ومقدماته وإن نوى به الرجعة لعدم دلالته عليها ( فإذا انقضت عدتها ) بوضع حمل أو أقراء أو أشهر ( كان له ) إعادة ( نكاحها بعقد جديد ) بشروطه المتقدمة في بابه لبينونتها حينئذ

Wallaahu A'lam .

LINK ASAL :
Share this article :

Postingan Populer

 
Didukung Oleh : PISS-KTB Group | PISS FANS PAGE
Boleh diCopy © 2010 asal tetap mencantumkan URL artikel.
Grup Tanya Jawab dan Diskusi Keislaman
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Indonesia Raya