179. THAHARAH: Wudhu Dan Mandi Menggunakan Air Hangat - Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah - KTB (PISS-KTB)

179. THAHARAH: Wudhu Dan Mandi Menggunakan Air Hangat

Jumat, 02 Maret 20120 komentar


PERTANYAAN


Norma Aziz

Assalaamualaikum,,,,,
Gimana nih hukumnya bersuci( mandi besar dan wudlu) menggunakan air hangat

JAWABAN

Masaji Antoro

Waalaikumsalam

Kalangan Malikiyyah dan Syafi’iyyah memilih tidak makruhnya memakai air yang dihangatkan memakai nyala api karena tidak terdapatnya dalil nash yang melarangnya, namun dimakruhkan memakai air yang terlalu dingin dan terlalu hangat.

Imam Mujahid memakruhkannya

وعلم من ذلك عدم كراهة ما سخن بالنار ولو بنجاسة مغلظة

Nihaayah almuhtaaj I/71
________________________________

وحكي عن مجاهد أنه كره الماء المسخن بالنار

Hilyah al-Ulamaa I/59
__________________________________

14 - ذَهَبَ الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ إِلَى أَنَّ الْمَاءَ الْمُسَخَّنَ بِالنَّارِ لاَ يُكْرَهُ اسْتِعْمَالُهُ لِعَدَمِ ثُبُوتِ نَهْيٍ عَنْهُ وَلِذَهَابِ الزُّهُومَةِ لِقُوَّةِ تَأْثِيرِهَا ، وَأَضَافَ الشَّافِعِيَّةُ : وَلَوْ كَانَ التَّسْخِينُ بِنَجَاسَةٍ مُغَلَّظَةٍ وَإِنْ قَال بَعْضُهُمْ فِيهِ وَقْفَةٌ .

alMausuu’ah alFiqhiyyah 39/364
Share this article :

Postingan Populer

 
Didukung Oleh : PISS-KTB Group | PISS FANS PAGE
Boleh diCopy © 2010 asal tetap mencantumkan URL artikel.
Grup Tanya Jawab dan Diskusi Keislaman
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Indonesia Raya