749. SHOLAT: MENGAPA SURAT ALFAATIHAH MENJADI RUKUN SHOLAT

Jumat, 17 Februari 20120 komentar


PERTANYAAN:

Roni Phycko

assalamualaikum...
para kiyai piss ktb yg tercinta....
seseorang bertanya pada saya..: kenapa surat alfatihah dijadikan rukun solat....???
otomatis saya bingung..... belum tau sebabnya, apakah gerangan jawabannya...monggo ditunggu ilmunya...makasih


JAWABAN:

>> Masaji Antoro:
Wa'alaikumsalam

Dijadikannya SURAT ALFATIHAH rukun dalam shalat karena :
• Berdasarkan hadits Nabi “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca fatihahnya al-Quran”
• Berdasarkan hadits Nabi “Tidak mencukupi shalat yang didalamnya tidak dibaca Fatihahnya al-Quran”
• Berdasarkan apa yang telah dilakukan oleh Nabi sebagimana keterangan dalam shahih Bukhari-Muslim “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku mengerjakan shalat”

Keterangan diambil dari :

وقال الجمهور (4) (غير الحنفية): ركن القراءة الواجبة في الصلاة: هو الفاتحة، لقوله صلّى الله عليه وسلم : «لا صلاة لمن لم يقرأ بفاتحة الكتاب» وقوله أيضاً: «لا تجزئ صلاة لا يقرأ فيها بفاتحة الكتاب» (1) ، ولفعله صلّى الله عليه وسلم كما في صحيح مسلم، مع خبر البخاري: «صلوا كما رأيتموني أصلي»
__________
(4) الشرح الصغير:309/1، بداية المجتهد:119/1 ومابعدها، الشرح الكبير مع الدسوقي:236/1، مغني المحتاج:156/1-162، المغني:376/1-491، 562-568، كشاف القناع:451/1، المهذب:72/1، المجموع:285/3 ومابعدها، حاشية الباجوري:153/1-156.
(1) رواه ابنا خزيمة وحبان في صحيحيهما.

Mayoritas Ulama Fiqh selain kalangan Hanafiyyah menyatakan, Rukun bacaan yang wajib dibaca dalam shalat adalah FATIHAH berdasarkan hadits Nabi “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca fatihahnya al-Quran” dan sabda Nabi lainnya “Tidak mencukupi shalat yang didalamnya tidak dibaca Fatihahnya al-Quran” dan berdasarkan apa yang telah dilakukan oleh Nabi sebagimana keterangan dalam shahih Bukhari-Muslim “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku mengerjakan shalat”

Al-Fiqh al-Islaam II/24

حُكْمُ قِرَاءَةِ سُورَةِ الْفَاتِحَةِ فِي الصَّلاَةِ :
5 - ذَهَبَ الْجُمْهُورُ مِنَ الْمَالِكِيَّةِ ، وَالشَّافِعِيَّةِ وَالْحَنَابِلَةِ إِلَى أَنَّ قِرَاءَةَ الْفَاتِحَةِ رُكْنٌ فِي كُل رَكْعَةٍ ، لِقَوْلِهِ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ : لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ . إِلاَّ أَنَّ الشَّافِعِيَّةَ قَالُوا : هِيَ رُكْنٌ مُطْلَقًا ، وَالرَّاجِحُ عِنْدَ الْمَالِكِيَّةِ : أَنَّهَا فَرْضٌ لِغَيْرِ الْمَأْمُومِ فِي صَلاَةٍ جَهْرِيَّةٍ وَفِي الْمَذْهَبِ عِدَّةُ أَقْوَالٍ .
وَذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ إِلَى أَنَّ قِرَاءَةَ الْفَاتِحَةِ فِي الصَّلاَةِ لَيْسَتْ بِرُكْنٍ ، وَلَكِنِ الْفَرْضُ فِي الصَّلاَةِ عِنْدَهُمْ قِرَاءَةُ مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ . لِقَوْلِهِ تَعَالَى : { فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ } .
وَوَجْهُ الاِسْتِدْلاَل بِهَذِهِ الآْيَةِ أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى أَمَرَ بِقِرَاءَةِ مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ مُطْلَقًا ، وَتَقْيِيدُهُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ زِيَادَةٌ عَلَى مُطْلَقِ النَّصِّ ، وَهَذَا لاَ يَجُوزُ ؛ لأَِنَّهُ نُسِخَ فَيَكُونُ أَدْنَى مَا يُطْلَقُ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ فَرْضًا لِكَوْنِهِ مَأْمُورًا بِهِ .

HUKUM SURAT FATIHAH DALAM SHALAT
Mayoritas Ulama Fiqh Kalangan Malikiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah menilai surat Fatihah adalah rukun dalam setiap rokaatnya shalat berdasarkan hadits Nabi “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca fatihahnya al-Quran” namun tiga madzhab diatas kemudian berbeda pendapat dalam pelaksanaan pembacaan surat al-Fatihah.

Kalangan Syafi’iyyah memilih bahwa surat fatihah adalah rukun shalat secara muthlak disetiap rokaat shalat baik bagi makmum ataupun imam sedangkan pendapat yang kuat dikalangan Malikiyyah menilai surat fatihah adalah rukunnya shalat kecuali bagi orang yang menjadi makmum dari shalat jamaah yang bacaan imammya dikeraskan.

Sedangkan Kalangan Hanafiyyah justru menilai bahwa surat fatihah bukanlah rukun shalat, yang menjadi keharusan bagi orang yang tengah menjalankan shalat adalah membaca surat manapun dalam al-Quran yang baginya mudah berdasarkan firman Allah “Maka bacalah oleh kalian apa-apa yang mudah dari al-Quran”
Al-Mausuuah al-Fiqhiyyah 25/288
Wallaahu A'lamu Bis Showaab
Share this article :

Postingan Populer

 
Didukung Oleh : PISS-KTB Group | PISS FANS PAGE
Boleh diCopy © 2010 asal tetap mencantumkan URL artikel.
Grup Tanya Jawab dan Diskusi Keislaman
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Indonesia Raya