Bismillahirrohmaanirrohiim

6149. BEDA HUKUM I'ADAH SHOLAT BAGI ORANG YANG TIDAK MENEMUKAN PAKAIAN DAN ORANG YANG TIDAK MENEMUKAN AIR DAN DEBU

PERTANYAAN :


Assalamualaikum mau bertanya : Orang yang tidak menemukan air dan debu, maka ia diperbolehkan sholat, namun wajib i'addah. Sedang orang yang tidak menemukan pakaian lalu sholat dalam keadaan telanjang sholatnya tidak i'addah. Pertanyaannya : Padahal keduanya sama-sama syarat sah shalat, namun kenapa kok ada bedanya ? Mohon jawabanya. [Gak Tauk Lah].

JAWABAN :

Wa'alaikum salam. Ada beberapa alasan mengapa orang yang tidak menemukan air dan debu, maka ia diperbolehkan sholat, namun wajib i'addah. Sedang orang yang tidak menemukan pakaian lalu sholat dalam keadaan telanjang sholatnya tidak perlu i'addah :

1). Sebab sholat dengan telanjang adalah udzur yang merata, dan bisa terus menerus, sehingga jika diwajibkan qodlo' maka akan memberatkan manusia. Sedangkan tidak menemukan air dan debu adalah sebuah udzur yang jarang terjadi dan tidak terus menerus.

2). Syariat lebih memperhatikan sesuci daripada menutup aurat. Sehingga bila orang sholat tidak wudlu' dan tidak tayammum maka wajib qodlo' karna telah meninggalkan syarat sholat yang paling diperhatikan oleh syara', sedangkan menutup aurat tidak demikian.

3). Bersuci adalah merupakan syarat yang lebih agung daripada menutup aurat.

4). Karena menutup aurat itu lebih ringan / lebih mudah daripada menghilangkan hadats.
Wallohu a'lam. [Shodiqi, Muhammad Faqih]

Referensi :  

- Minhajul qawim :
ﺑﺨﻼﻑ ﻣﺎ ﻟﻮ ﺗﻴﻤﻢ ﻋﺎﺭﻳﺎ ﻭﻋﻨﺪﻩ ﺳﺘﺮﺓ ﻷﻥ ﺳﺘﺮ اﻟﻌﻮﺭﺓ ﺃﺧﻒ ﻣﻦ ﺇﺯاﻟﺔ اﻟﺨﺒﺚ ﻭﻟﻬﺬا ﻻ ﺇﻋﺎﺩﺓ ﻋﻠﻰ اﻟﻌﺎﺭﻱ ﺑﺨﻼﻑ ﺫﻱ اﻟﺨﺒﺚ

كفاية الأخيار
فَإِن عجز عَن الستْرَة صلى عُريَانا وَلَا إِعَادَة عَلَيْهِ على الرَّاجِح لِأَنَّهُ عذر عَام وَرُبمَا يَدُوم فَلَو أَوجَبْنَا الْإعَادَة لشق

بشرى الكريم
(و) إذا صلى فاقد الطهورين الفرض .. (أعاد) بالماء مطلقاً، أو بالتراب بمحل يسقط به الفرض؛ لأنه عذر نادر لا يدوم، والمراد بالإعادة: ما يشمل القضاء

فتح الوهاب
وَيُفَرَّقُ بِأَنَّ اعْتِنَاءَ الشَّارِعِ بِالطُّهْرِ أَقْوَى مِنْهُ بِالسِّتْرِ بِدَلِيلِ جَوَازِ نَبْشِ الْقَبْرِ لِلطُّهْرِ لَا لِلتَّكْفِينِ وَصِحَّةُ صَلَاةِ الْعَارِي الْعَاجِزِ عَنْ السِّتْرِ بِلَا إعَادَةٍ بِخِلَافِ صَلَاةِ الْمُحْدِثِ

حاشية الجمل
وَإِنَّمَا كَانَتْ الطَّهَارَةُ أَعْظَمَ شُرُوطِ الصَّلَاةِ.
لِأَنَّ لَهَا مَزِيَّةً عِنْدَ الْفَقِيهِ عَلَى بَقِيَّةِ الشُّرُوطِ مِنْ حَيْثُ إنَّ فَاقِدَ الطَّهُورَيْنِ تَجِبُ عَلَيْهِ الْإِعَادَةُ عِنْدَ الْقُدْرَةِ عَلَى أَحَدِهِمَا بِخِلَافِ فَاقِدِ السُّتْرَةِ فَإِنَّ صَلَاتَهُ تُغْنِيهِ عَنْ الْقَضَاءِ

LINK ASAL :
https://mbasic.facebook.com/groups/piss.ktb/permalink/4731013793588058


.
Back To Top