Bismillahirrohmaanirrohiim

5742. ZAKAT EMAS (MAHAR)

PERTANYAAN :

Assalamu 'alaikum poro yai. Nderek sharing ilmunipun. Judule "Mahar". Beberapa ustadz yang pernah saja ajak sharing, mempunyai sudut pandang yang berbeda. Kali ini saya mencoba sharing dengan teman-teman :
1. Tentang mahar, adakah zakatnya bila mahar itu disimpan menahun (Kategori Emas & Perak). Seperti yang kita tahu fluktuatif harga emas dan perak yang semakin tahun semakin naik harganya? Bagaimana perhitungannya?
2. Perhitungan emas mencapai nishab setahu saya adalah 20 dinar atau Setara 77,5 Gram (Versi lain menyebutkan 85 Gram) kandungan 24 karat. Bagaimana kalau seseorang memberi mahar melebihi hitungan gram di atas dengan beberapa perhiasan yang mempunyai kandungan emas karat yang berbeda? Seperti yang kita tahu banyak emas di pasaran yang mempunyai kadar yang bermacam. Untuk perhitungan zakatnya sendiri seperti apa? 
Total mahar dari berbagai macam kadar emas dikonversi ke rupiah dibagi harga emas 24 karat, atau bagaimana?
Monggo nderek lenggah sekedap, kersane tiyang tasih cendek ilmune kados kulo pikantuk pencerahan. [مستعين احمد المهندسين].

JAWABAN :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
1. Iya 2,5% kalau sudah mencapai haul dan nishob.
2. Misal emasnya mencapai 100 gr maka zakatnya 2,5% x 100 = 2,5 gr, baru dikonversikan ke rupiah, harga emas per gram berapa, misal 500rb/gr, tinggal dikalikan 2,5 = Rp. 1.250.000
Yang perlu diperhatikan :
• Perhiasan emas/perak yang dimiliki bukan untuk tujuan pemakaian tapi untuk harta simpanan wajib dizakati jika telah mencapai nishob dan haul.
• Adapun jika dimiliki bukan untuk tujuan sebagai harta simpanan juga bukan untuk pemakaian maka tidak dikenakan wajib zakat.
• Jika dimiliki untuk tujuan disewakan kepada orang yang halal memakai perhiasan emas/perak maka juga tidak dikenakan wajib zakat.
• Jika dimiliki untuk tujuan pemakaian (perhiasan) maka itu juga tidak dikenakan wajib zakat. 
Wallohu a'lam. [Anake Garwane Pake, Umijeqi Djember].

Ibaroh :

أسنى المطالب في شرح روض الطالب ج ١ ص ٣٧٨ مكتبة الشاملة
(وَكَذَا) تَجِبُ (فِي حُلِيٍّ اُتُّخِذَ لِلْكَنْزِ) لِلصَّرْفِ لَهُ عَنْ الِاسْتِعْمَالِ فَصَارَ مُسْتَغْنًى عَنْهُ كَالدَّرَاهِمِ الْمَضْرُوبَةِ (لَا) إنْ اُتُّخِذَ (لِلُّبْسِ) مُبَاحٌ فَلَا تَجِبُ فِيهِ وَهَذَا وَمَا قَبْلَهُ عُلِمَا مِمَّا مَرَّ........الى أن قال:
(فَرْعٌ لَوْ لَمْ يَقْصِدْ بِالْحُلِيِّ) الَّذِي اتَّخَذَهُ (كَنْزًا وَلَا اسْتِعْمَالًا) بِأَنْ أَطْلَقَ (أَوْ قَصَدَ إجَارَتَهُ مِمَّنْ لَهُ لُبْسُهُ فَكَالْمُسْتَعْمَلِ مُبَاحًا) فَلَا زَكَاةَ فِيهِ أَمَّا فِي الْأُولَى فَلِأَنَّهَا إنَّمَا تَجِبُ فِي مَالٍ نَامٍ وَالنَّقْدُ غَيْرُ نَامٍ وَإِنَّمَا أُلْحِقَ بِالنَّامِي لِتَهْيِئَتِهِ لِلْإِخْرَاجِ وَبِالصِّيَاغَةِ بَطَلَ تَهَيُّؤُهُ لَهُ وَيُخَالِفُ قَصْدُ كَنْزِهِ لِصَرْفِهِ هَيْئَةَ الصِّيَاغَةِ عَنْ الِاسْتِعْمَالِ فَصَارَ مُسْتَغْنًى عَنْهُ كَالدَّرَاهِمِ الْمَضْرُوبَةِ وَأَمَّا فِي الثَّانِيَةِ فَكَمَا لَوْ اتَّخَذَهُ لِيُعَيِّرَهُ وَلَا عِبْرَةَ بِالْأُجْرَةِ كَأُجْرَةِ الْعَامِلَةِ (لَا إنْ وَرِثَهُ وَعَلِمَ) بِأَنَّهُ وَرِثَهُ (بَعْدَ الْحَوْلِ) فَتَجِبُ زَكَاتُهُ لِأَنَّهُ لَمْ يَقْصِدْ إمْسَاكَهُ لِاسْتِعْمَالٍ مُبَاحٍ وَهَذَا مِنْ زِيَادَتِهِ وَذَكَرَهُ الرُّويَانِيُّ ثُمَّ حَكَى عَنْ وَالِدِهِ احْتِمَالَ وَجْهٍ فِيهِ إقَامَةً لِنِيَّةِ مُوَرِّثِهِ مَقَامَ نِيَّتِهِ وَيُشْكِلُ الْأَوَّلُ بِالْحُلِيِّ الَّذِي اتَّخَذَهُ بِلَا قَصْدِ شَيْءٍ وَقَدْ يُفَرَّقُ بِأَنَّ فِي تِلْكَ اتِّخَاذًا دُونَ هَذِهِ وَالِاتِّخَاذُ مُقَرَّبٌ لِلِاسْتِعْمَالِ بِخِلَافِ عَدَمِهِ.

LINK ASAL :


.
Back To Top