Bismillahirrohmaanirrohiim

5426. KAJIAN KITAB AHWALUL QUBUR KARYA AL HAFIDZ IBNU ROJAB (Bagian 20)

KAJIAN KITAB AHWALUL QUBUR KARYA AL HAFIDZ IBNU ROJAB (Bagian 20)
Lanjutan Bab Keempat (2)

وفي حديث زاذان عن البراء بن عازب عن النبي صلى الله عليه وسلم وقد سبق ذكر بعضه قال في المؤمن: "ويأتيه رجل حسن الوجه حسن الثياب طيب الريح فيقول أبشر بالذي يسرك هذا يومك الذي كنت توعد فيقول من أنت فوجهك الوجه الذي يجيء بالخير فيقول: أنا عملك الحسن فيقول رب أقم الساعة حتى أرجع إلى أهلي ومالي".

Dan dalam haditsnya Zaadzan dari Al Barro' bin 'Azib dari Nabi shollallohu alaihi wasallam, dan sebagian hadits telah dituturkan sebelumnya, Nabi bersabda mengenai orang mukmin: " dan mendatanginya lelaki berwajah tampan, berpakaian bagus dan beraroma wangi, ia berkata : " berilah kabar gembira kepada orang yang berbuat baik kepadamu, ini adalah harimu yang telah dijanjikan kepadamu dulu."
Jenazah mukmin berkata : " siapakah engkau ? wajahmu adalah wajah yg datang dengan membawa kebaikan." ia berkata : "aku adalah amalan baikmu." lalu jenazah mukmin berkata : "Tuhanku, segera tegakkanlah kiamat hingga aku bertemu kembali dengan keluarga dan hartaku."

وقال في حق الكافر: "ويأتيه رجل قبيح الوجه قبيح الثياب منتن الريح فيقول أبشر بالذي يسوءك فهذا يومك الذي كنت توعد فيقول من أنت فوجهك الوجه الذي يجيء بالشر فيقول أنا عملك الخبيث فيقول رب لا تقم الساعة" خرجه الإمام أحمد وغيره.

Dan Nabi bersabda mengenai haknya orang kafir : " dan seorang lelaki berwajah buruk, berpakaian jelek dan berbau anyir mendatanginya sambil berkata : " berilah kabar gembira kepada orang yang telah berbuat buruk kepadamu, ini adalah harimu yang telah dijanjikan kepadamu dulu."
Jenazah kafir berkata : "siapakah engkau? wajahmu adalah wajah yg datang dengan membawa keburukan ." ia berkata : " aku adalah amalan burukmu." jenazah kafir berkata : "Tuhanku, jangan kau tegakkan kiamat." Imam Ahmad dan selainnya menerbitkan hadits ini.

وروى ابن أبي الدنيا بإسناده عن أبي بكر بن عياش عن المقبري عن عائشة رضي الله عنهما قالت إذا خرج سرير المؤمن نادى أنشدكم الله لما أسرعتم بي فإذا أدخل قبره لحقه عمله فتجيء الصلاة فتكون على يمينه ويجيء الصوم فيكون عن يساره ويجيء عمله بالمعروف فيكون عند رجليه فتقول الصلاة: ليس لكم قبل مدخل كان يصلي فيأتون من قبل رأسه فيقول الصوم: إنه كان يصوم ويعطش فلا يجدون موضعا فيأتون رجليه فتخاصم عنه أعماله فلا تجد له مسلكا.

Ibnu Abid Dunya meriwayatkan dengan sanadnya dari Abi Bakar bin 'Iyasy dari Al Maqbiri dari 'Aisyah -rodliyallohu anhuma- berkata : "ketika roh orang beriman keluar, maka ia memanggil : 'aku menyumpah kalian atas nama Allah bahwa kalian akan bergegas datang padaku." ketika dimasukkan kedalam kuburnya, maka amalannya menemuinya. sholat mendatanginya, ia berada di kanannya, puasa mendatanginya, ia berada di kirinya dan amalan kebaikan menemuinya, ia berada di kedua kakinya. sholat berkata : "tiada ada jalan masuk bagi kalian dari arahku, karena ia dulu selalu mengerjakan sholat." lalu mereka datang dari arah kepalanya, puaa berkata : "dia dulu berpuasa dan menahan haus " mereka tidak menemukan tempat masuk pada orang itu. lalu mereka mendatanginya dari arah kedua kakinya, maka amalan kebaikan menahannya hingga mereka tidak menemukan tempat merambah padanya."

وبإسناد عن ثابت البناني قال إذا وضع الميت في قبره احتوشته إعماله الصالحة وجاء ملك العذاب فتقول له بعض إعماله إليك عنه فلو لم يكن إلا أنا لما وصلت إليه. وعنه أيضا قال إذا مات العبد الصالح فوضع في قبره أتي بفراش من الجنة وقيل له نم هنيئا لك قرة العين فرضي الله عنك قال ويفسح له في قبره مد بصره ويفتح له باب إلى الجنة فينظر إلى حسنها ويجد ريحها وتحتوشه أعماله الصالحة الصيام والصلاة والبر فتقول أنصبناك وأظمأناك وأسهرناك فنحن اليوم بحيث تحب نحن أنساؤك حتى تصير إلى منزلك من الجنة

Dan dengan sanad dari Tsabit Al-Bunnani berkata : " ketika mayyit telah diletakkan di dalam kuburnya, maka ia dijaga ketat oleh amalan-amalan baiknya, malaikat adzab mendatanginya lalu sebagian amalannya berkata kepadanya : "pergilah kau darinya, jika ada aku maka kau tidak akan bisa sampai kepadanya." Dari Tsabit juga : " ketika seorang hamba sholeh meninggal dunia kemudian di letakkan di kuburnya, maka di datangkan kepadanya tempat tidur dari syurga dan dikatakan kepadanya : 'tidurlah dengan nyenyak dan nikmatilah malammu dengan menyenangkan, semoga Allah meridloimu."
Tsabit berkata : "lalu kuburnya diluaskan sejauh mata memandang dan dibukakan untuknya pintu menuju syurga. Ia melihat keindahan syurga dan menemukan baunya syurga. ia dikitari oleh amalan-amalannya yang sholeh seperti sholat,puasa dan kebaikan. Amalan-amalan berkata : 'apakah anda mau kami angkat, kami tenangkan dan kami jaga ? hari ini kami akan melayani apa saja yg anda suka hingga engkau nantinya bertempat tinggal di syurga. Wallohu a'lam . [Ust.Nur Hamzah]


.
Back To Top