PERTANYAAN :

NOy AIya

Asslamu'alaikum ustadz...
mau tanya kenapa klw tiap shalat yg td nya tidak ingat jd ingat...
dan gmn cara nya spya shalat kta bisa khusyu.?
mhon ptunjuk

JAWABAN :

>> Hakam Ahmed ElChudrie 

Wa alaikumus salaam warohmatulloh

SIFAT-SIFAT SHALAT KHUSYU'

Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hilali, menuturkan, bahwa sifat-sifat shalat khusyu di antaranya:

1) Meletakkan tangan kanan pada tangan kiri saat berdiri sebelum rukuk.

Sikap seperti itu menunjukkan bahwa shalat orang khusyu’. Tindakan seperti itu menunjukkan ketundukan dihadapan Allah.

2) Seluruh anggota tubuh (fisik) thuma’ninah (tenang) dalam setiap gerakan.

Sikap yang tenang dalam shalat mengandung arti bahwa setiap gerakan shalat dilakukan dengan tidak terburu-buru. Semua gerakan shalat dilakukan dengan sempurna. Karena dengan ketenangan akan mudah untuk mendapatkan rasa khusyu’.

3) Hati menghadap hanya pada Allah tidak kepada selain-Nya Hal ini dapat dipahami dengan dua keadaan:

Pertama, hati tidak berpaling pada Allah, dan men-kosongkan hati dari semua hal selain aktivitas shalat.
Kedua, hati dan penglihatan mata tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Pandangan mata tertuju ketempat sujud, sedang hati menghadap kepada Allah.

4) Rukuk, dengan menunjukkan ketundukan dan kepatuhan disertai dengan ketundukan hati kepada Allah.

5) Sujud dengan menundukkan kepala sejajar dengan bumi sebagai bukti ketaatan dan kepatuhan.

Ketika seseorang yang shalat merendahkan kepala yang menjadi anggota badan paling mulia dan sejajar dengan kaki serta muka mencium bumi, pada saat itulah manusia harus menyadari bahwa ia sangat hina dan tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kekuasaan dan keagungan Allah Swt. Lebih dalam lagi, manusia harus menyadari juga bahwa dulu ia diciptakan Allah dari tanah, maka ia pun akan kembali dikubur dalam tanah.

6) Mensifati Allah dengan sifat yang agung.

Selain dengan sikap rukuk dan sujud, kekhusyu’an seorang hamba kepada Allah disempurnakan dengan ungkapan pujian yang menunjukkan kemuliaan, kebesaran, keagungan, dan ketinggian sifat-sifat-Nya.
Dengan demikian, segala aktivitas yang dilakukan dalam shalat tidak ada yang sia-sia. Namun, mengandung makna dan manfaat terhadap jasmani dan rohani untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.


wallohu a'lam bis showab

LINK DISKUSI :
 
Top