PERTANYAAN :

Nurokhman Markhan
Assalaamu'alaikum.. Maaf mohon jawabannya penting.. Bagaimana hukumnya membuat musholla di atas sepiteng (Septic Tank, tempat pembuangan akhir kotoran tinja) ? Ceritanya ada pelebaran musholla yang diperbolehkan sama yang punya tanah, nah pas di tanahnya yang di depan bawahnya ada spiteng, rencananya mau di-dak (dibeton / dicor), dan spitengnya tidak boleh ditutup mati, itu artinya membangun musholla di atas spiteng boleh tidak ? terimakasih..

JAWABAN :

> Ulinuha Asnawi 
Wa'alaikumussalaam. Kalau sholat di atas tempat yang di bawahnya terdapat najis / mutanajis akan tetapi sudah tertutup dan tidak menyentuhnya ketika sholat, maka sah sholatnya akan tetapi makruh. Sholat di antara najis /mutanajis.

(ومكان) يصلى فيه (عن نجس) غير معفو عنه، فلا تصح الصلاة معه، ولو ناسيا أو جاهلا بوجوده، أو بكونه مبطلا، لقوله تعالى: * (وثيابك فطهر) * ولخبر الشيخين.ولا يضر محاذاة نجس لبدنه، لكن تكره مع محاذاته، كاستقبال نجس أو متنجس. والسقف كذلك إن قرب منه بحيث يعد محاذيا له عرفا.

Dan tempat yang dipakai sholat, wajib (suci dari najis) yang tidak diampuni, maka tidak sah sholat bersamanya meskipun lupa ataupun tidak tahu adanya najis tersebut. Ataupun (tidak tahu) adanya najis tersebut membatalkan sholat. Hal ini berdasarkan Firman Alloh swt : WATSIABAKA FATHOHHIR dan Hadits yang diriwayatkan imam Bukhori dan Muslim. Dan tidak apa-apa berhadapan dengan Najis, akan tetapi MAKRUH hukumnya, seperti sholat menghadap ke Najis atau barang yang mutanajis, dan begitu juga juga atap meskipun najis tersebut dekat dengannya. [FATHUL MU'IN : 25].

LINK ASAL :
 
Top