Bismillahirrohmaanirrohiim

2144. HUKUM NON MUSLIM MASUK MASJID

PERTANYAAN :

Assalamu'alaikum. Pertanyaan titipan dari abang saya : Ada seorang Pejabat (Gus Dur) yang hadir ke daerah Pasuruan, kala itu beliau sholat Jum'at di masjid Jami'. Usai sholat Jum'at, beliau ceramah dan banyak wartawan yang meliput Berita. Banyak juga PERS asing Wanita yang masuk ke dalam Masjid. Soal : Apa hukumnya NON MUSLIM masuk ke masjid ? Adakah larangan secara syar'i ? Syukran jiddan ya Ikhwan. [
Lukman Ardiansyah].

JAWABAN :

Wa'alaikumsalam. 
Asalkan bukan MASJIDIL HARAM dan seizin orang muslim, kalangan Syafi'iyyah membolehkannya. Kalangan Malikiyyah melarang masuknya non muslim dalam masjid meski seizin orang muslim kecuali ada darurat pekerjaan diantaranya murahnya ongkos kerjanya dibanding orang muslim dan lebih profesional dalam bekerja.
Abu Hanifah menyatakan kebolehan non muslim masuk masjid. Sedang kalangan Syafi’iyyah juga membolehkannya kecuali memasuki masjidil haram dan haram makkah, boleh baginya menginap didalamnya meskipun dalam keadaan junub menurut pendapat paling shahih dikalangan ini asalkan seizin orang muslim.
Para Ulama fiqh berbeda pendapat tentang hukum kebolehan masuknya non muslim dalam masjid :
Kalangan Syafi’iyyah, Hanabilah dan Muhammad Bin Hasan dari madzhab Hanafiyyah menyatakan masuknya non muslim di masjidil haram hukumnya haram dan tidak memakruhkan memasuki masjid lainnya dengan catatan mendapat izin resmi dari orang muslim menurut kalangan Syafi’iyyah dan Hanabilah, baik mereka sedang junub atau tidak karena mereka tidak meyakini akan kemulyaan masjid.
Bila seorang hakim berada dalam masjid untuk memberi keputusan sebuah hukum maka bagi kafir dzimmi boleh memasukinya demi mencari keadilan hukum dan duduk di dalamnya atas sesuai izin hakim.
Kalangan Hanafiyyah bahkan menyatakan kebolehan mereka memasuki semua masjid secra mutlak termasuk masjidil haram dan masjid-masjid lainnya berdasarkan riwayat hadits bahwa Rasulullah SAW menyinggahkan para tetamu dari tanah Tsaqif dalam masjid padahal mereka berstatus non muslim seraya bersabda “Tidaklah bumi sebab mereka sedikitpun menjadi najis”.
Sementara kalangan Malikiyyah dan juga merupakan sebagian pendapat dikalangan Hanabilah tidak menyukai yang demikian keculai dalam kondisi darurat seperti pembangunan yang tidak dapat dikerjakan oleh orang muslim atau mereka lebih profesional dalam pekerjaannya,

وفي دخول المشرك المسجد مذاهب : فعن الحنفية الجواز مطلقا ، وعن المالكية والمزني المنع مطلقا ، وعن الشافعية التفصيل بين المسجد الحرام وغيره للآية

WA FII DUKHUULIL MUSYRIKI AL MASJIDA MADZAAHIBU, FA 'ANIL HANAFIYYAH AL JAWAAZ MUTHLAQAN, WA 'ANIL MAALIKIYYAH WAL MUZANNI AL MAN'U MUTHLAQAN, WA 'ANISYSYAAFI'IYYAH ATTAFSHIIL BAINAL MASJIDIL HARAAM WAGHAIRIHII

Dan di dalam masuknya orang msuyrik ke dalam masjid ada beberapa madzhab :
- Hanafiyyah memperbolehkan mutlak
- Malikiyyah dan al Muzanni melarang mutlak
- Syafi'iiyah tafshil antara masjidil haram dengan yang lainnya, karena ada ayat

Wallaahu A'lam.
 [Masaji Antoro, Abdullah Afif].

Referensi :
- Al-Fiqh al-Islaam I/482 :

وقال المالكية (2) : يمنع دخول الكافر المسجد وإن أذن له مسلم إلا لضرورة عمل، ومنها قلة أجرته عن المسلم في عمل ما، وإتقانه العمل على الظاهر.
وأجاز أبو حنيفة لكافر دخول كل مسجد.
ويجوز عند الشافعية للكافر دخول المسجد غير المسجد الحرام وحرم مكة، وله أن يبيت فيه، ولو كان جنباً في الأصح، ولكن بإذن المسلمين.

- Al-Mausuu’ah al-Fiqhiyyah 20/244 :

دخول الكافر المسجد :
    8 - اختلف الفقهاء في جواز دخول الكافر المسجد ، فذهب الشافعية والحنابلة ومحمد بن الحسن من الحنفية إلى أنه يحرم دخوله المسجد الحرام ، ولا يكره دخوله غيره . إلا أن جواز الدخول مقيد بالإذن على الصحيح عند الشافعية والحنابلة ، سواء أكان جنبا أم لا ، لأنه لا يعتقد حرمته . فلو جلس الحاكم فيه للحكم ، فللذمي دخوله للمحاكمة ، وينزل جلوسه منزلة إذنه .
    ويرى الحنفية جوازه مطلقا إلى المسجد الحرام وغيره ، لما روي أنه صلى الله عليه وسلم أنزل وفد ثقيف في المسجد ، وكانوا كفارا ، وقال : ليس على الأرض من نجسهم شيء (1) وكرهه المالكية وهو رواية عند الحنابلة مطلقا إلا لضرورة ، كعمارة لم تمكن من مسلم ، أو كانت من الكافر أتقن (2) .
    __________
    (1) حديث : " ليس على الأرض من نجسهم شيء " أورده الجصاص في أحكام القرآن ( 3 / 88 - نشر دار الكتاب العربي ) بلفظ مقارب من حديث عثمان بن أبي العاص معلقا ، ورواه أبو داود في المراسيل ( ص 80 - ط الرسالة ) من حديث الحسن مرسلا بلفظ : " إن الأرض لا تنجس إنما ينجس ابن آدم " .
    (2) الاختيار 4 / 166 ، وابن عابدين 1 / 115 ، و 5 / 248 ، وجواهر الإكليل 1 / 23 ، و1 / 383 - ط مكة المكرمة ، والمجموع 2 / 174 ، وروضة الطالبين 1 / 296 ، 297 ، ونهاية المحتاج 1 / 218 ، 219 ، والمغني 8 / 532

    Link Asal:
    www.fb.com/groups/piss.ktb/472587269430753/


    .
    Back To Top