PERTANYAAN:

Mohammad Fadli

Assalamu'alaikum ...apa benar menafkahi keluarga ( istri & anak ) termasuk wajib sekaligus di hitung sodaqoh..?...mohon ilmunya juga dasar hukumnya...trima kasih wassalamu'alaikum

  JAWABAN:

Masaji Antoro>>

Wa'alaikumsalam

(قال: قال رسول الله : أفضل دينار ينفقه الرجل) في سبيل الخير (دينار ينفقه على عياله) أي الذين يمونهم، وقدم هذا في الذكر اهتماها به لأنه أشرف الأنواع كما صرح به في الحديث قبله (ودينار ينفقه على دابته) التي يركبها أو يحمل عليها (في سبيل الله، ودينار ينفقه على أصحابه) الذين يركبون معه (في سبيل الله)

Rasulullah SAW bersabda :
“(Paling utamanya dinar yang dinafkahkan seorang lelaki) dijalan Allah (adalah dinar yang dinafkahkannya pada keluarganya) artinya orang-orang yang menjadi beban tanggungannya, dan keluarga disebutkan diawal karena memberi pengertian akan pentingnya sebab ia adalah paling luhurnya pendermaan seorang lelaki seperti dituturkan hadits sebelumnya.
(Dan dinar yang dinafkahkannya untuk kendaraannya) yang ia jadikan tunggangan (untuk berjuang dijalan Allah dan dinar yang dinafkahkannya untuk kendaraan teman-temannya untuk berjuang dijalan Allah)”.
Daliil al-Faalihiin II/415

ومن حديث أبي قلابة عن أبي أسماء عن ثوبان رفعه أفضل دينار ينفقه الرجل دينار ينفقه على عياله ودينار ينفقة على دابته في سبيل الله ودينار ينفقه على أصحابه في سبيل الله قال أبو قلابة بدأ بالعيال وأي رجل أعظم أجرا من رجل ينفق على عياله يعفهم وينفعهم الله به قال الطبري البداءة في الإنفاق بالعيال يتناول النفس لأن نفس المرء من جملة عياله بل هي أعظم حقا عليه من بقية عياله إذ ليس لأحد أحياء غيره باتلاف نفسه ثم الإنفاق على عياله كذلك

Diriwayatkan hadits dari Abu Qolaabah dari Abu Asmaa’ dari Tsaubaan
“Paling utamanya dinar yang dinafkahkan seorang lelaki adalah dinar yang dinafkahkannya pada keluarganya, dan dinar yang dinafkahkannya untuk kendaraannya untuk berjuang dijalan Allah dan dinar yang dinafkahkannya untuk kendaraan teman-temannya untuk berjuang dijalan Allah”.

Abu Qolaabah berkata : Dalam hadits diatas tertutur pertama manafkahkan atas keluarga, siapakah lelaki yang paling agung pahalanya ketimbang lelaki yang menafkahkan hartanya untuk keluarganya ? Ia akan mendapatkan kehormatan dan kemanfaatan dari Allah.

at-Thobri berkata : Dimulainya penafkahan atas keluarga memasukkan juga dirinya sendiri karena dirinya bagian dari kelurganya bahkan keegoan nafsu tidak akan mau memberi kehidupan pada orang lain dengan menelantarkan dirinya, kemudian baru pemberian nafkah pada keluarganya.
Fath al-Baari IX/499

Link Asal:

http://www.facebook.com/groups/piss.ktb/permalink/472577686098378/?comment_id=472594769430003&offset=0&total_comments=7
 
Top