Bismillahirrohmaanirrohiim

6001. HUKUM MEMBERIKAN ZAKAT PADA ORANG GILA ( TIDAK BERAKAL )

PERTANYAAN :


Assalamualaikum wr.wb. Sebelumnya saya minta maaf! Saya mau bertanya : bagaimana hukum memeberikan zakat kepada orang hilang akal dan bagaimana hukum menerima pemberian dari orang hilang akal. Mohon minta penjelasannya bagi orang awan seperti saya. Terimakasih, wasalamualaikum wr.wb. [Turub Panci Salafy].

JAWABAN :

Wa alaikumus salaam wr wb. Orang gila wajib mengeluarkan zakat dari hartanya, dan wajib bagi walinya untuk mengeluarkannya. Jika walinya tidak mengeluarkannya maka ketika orang yang gila tadi sudah sadar dia wajib membayar zakatnya yang telah lalu dan walinya berdosa karena mengakhirkan zakat.
Menurut Hanafiyah Zakat tidak boleh diberikan kepada orang gila dan anak kecil yang belum tamyiz, kecuali jika yang menerima atas nama keduanya adalah orang tuanya atau orang yang menjadi walinya. Dengan kata lain, menurut Hanafiyah zakat boleh diberikan kepada majnun dan shobiy jika yang menerimanya adalah walinya. Wallohu a'lam. [Nur Hamzah].

Referensi :

- kitab al majmu' (5/302) :

الزكاة عندنا واجبة في مال الصبي والمجنون بلا خلاف ، ويجب على الولي إخراجها من مالهما كما يخرج من مالهما غرامة المتلفات ، ونفقة الأقارب وغير ذلك من الحقوق المتوجهة إليهما , فإن لم يخرج الولي الزكاة وجب على الصبي والمجنون بعد البلوغ والإفاقة إخراج زكاة ما مضى ; لأن الحق توجه إلى مالهما , لكن الولي عصى بالتأخير فلا يسقط ما توجه إليهما

- kitab fikhul islami wa adillatuhu (3/1812) :

ولا تصرف عند الحنفية إلى مجنون وصبي غير مراهق (مميز) إلا إذا قبض لهما من يجوز له قبضه كالأب والوصي وغيرهما.

- kitab tafsir ruhul bayan :

ولا تصرف الزكاة الى مجنون وصبى غير مراهق الا اذا قبض لهما من يجوز له قبضها كالاب والوصى وغيرهما وتصرف الى مراهق يعقل الاخذ كما فى المحيط.

LINK ASAL :
www.fb.com/groups/piss.ktb/3386450604711057


.
Back To Top