1286. PEMBAYARAN HUTANG KEPADA ORANG YANG TIDAK DIKETAHUI KEBERADAANNYA

Senin, 19 Maret 20120 komentar


PERTANYAAN :

Dyah Alydya
Assalamu'alaykum warga piss yang dmuliakan Allah....
saya mau bertanya bab HUTang..ketika mau bayar hutang, alamatnya dan nama sudah tidak ingat..saran teman, caranya adalah dengan bersedekah dengan niat pahala buat orang tersebt....namanya kan sudah lupa terus bagaimana yaaa...


JAWABAN :

Masaji Antoro 
Wa’alaikumsalam
Berusahalah mencari alamat terakhirnya, bila tidak lagi dapat diketemukan, bersedekahlah bila memang berkemampuan dengan mengatasnamakan namanya, bila tidak punya kemampuan bersedekah, berbuatlah kebajikan sebanyak-banyaknya, serahkan segalanya pada Allah, memohonlah dengan penuh kerendahan agar Allah memberi ampunan atas tanggungan yang belum terlunaskan kelak dihari kiamat.

ثم رأيت فى منهاج العابدين للغزالى أن الذنوب التى بين العباد إما فى المال ويجب رده عند المكنة فإن عجز لفقر استحله فإن عجز عن استحلاله لغيبته أو موته وأمكن التصدق عنه فعله وإلا فليكثر من الحسنات ويرجع إلى الله ويتضرع إليه فى أن يرضيه عنه يوم القيامة .اهـ

“Kemudian aku melihat dalam kitab Minhaj al-‘Aabidiin karya al-Ghozaly dikatakan : Bahwa dosa yang terjadi antar sesama hamba-hamba Allah adakalanya berhubungan dengan harta benda Dan wajib mengembalikan harta tersebut (pada pemilik harta) bila dalam kondisi berkemungkinan, bila tidak mampu karena kefakirannya maka mintalah halal darinya, bila tidak mampu meminta halal karena ketiadaannya atau telah meninggalnya dan (pemilik tanggungan) berkemungkinan bersedekah, maka bersedekahlah dengan atas namanya, dan bila masih tidak mampu maka perbanyaklah berbuat kebajikan, kembalikan segalanya pada Allah, rendahkanlah diri dihadapanNya agar kelak dihari kiamat Allah meridhoi beban tanggungan harta (yang masih belum tertuntaskan)”
Hasyatul Jamal V/388

Wallahu A'lam Bis showaab

Link Diskusi >>
Share this article :

Postingan Populer

 
Didukung Oleh : PISS-KTB Group | PISS FANS PAGE
Boleh diCopy © 2010 asal tetap mencantumkan URL artikel.
Grup Tanya Jawab dan Diskusi Keislaman
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Indonesia Raya